Tamu Istimewa

Beberapa minggu lalu Perindukan Siaga kedatangan pembina special dari negeri kangguru. Minggu ini Pasukan Penggalang mendapat tamu special. Tanpa ada perencanaan terlebih dahulu, tiba-tiba Pasukan Penggalang yang sedang berlatih kedatangan Kanda Mardi, pendiri Bandung 19. Kanda Mardi tampak bahagia dan bangga begitu pula para Penggalang, karena hari itu merupakan hari yang sangat luar biasa bagi …

Pembina Import

Hari Sabtu ini, Perindukan Siaga mendapat tamu istimewa, tanu yang datang lgs dari negeri kangguru, Australia. Tamu tersebut adalah kak Yoppie yang sekarang menetap di Australia. Pada hari Sabtu ini kak Yoppie mengajak adik adik Siaga bebersih lapangan rumput yang tampak kotor karena banyak timbunan sampah dr orang orang yg bekerja di sekitar lapangan. Thank …

Hari Air Sedunia

22 Maret adalah hari air sedunia. Tahun ini Siaga, Penggalang dan Penegak memperingati hari Air dengan latihan bersama, mendengarkan cerita dari kak Susi Purwoko tentang air dan kristal air, hasil penelitian dari Dr Masaru Emoto.  Acara dimulai dengan tradisi KANON karena regu Kelinci lupa membawa bendera regu. Selesai Kanon dan selesai Siaga korve, semua peserta didik langsung berkumpul di sanggar bersiap …

Kunjungan Pusdiklatcab Wijayakusumah

Sore tadi berkaitan dengan kegiatan Kursus Mahir Lanjutan yang diikuti oleh ka Cynthia, ka Augie dan ka Aje, beberapa pelatih dari Pusdiklatcab Wijayakusumah melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung proses latihan dan juga pelaksanaan administrasi Gugus Depan.    Kunjugan berlangsung serius namun santai, tampak wajah berseri seri dari para pelatih dan keluarga besar Jos 19. (21) view

YOS, SALIBMU

Kita ini semasa, sederap, seirama, Yos! Pak Dirman, Ngurah Rai dan dikau Dan kita semua orang-orang 45 Pak Dirman Islam beriman Ngurah Rai ikut Dewata Agung Dikau, Yos, berpegang pada salibmu. Betapa indah Betapa megah Lambang korban bersama Yos, jasmanimu Dipeluk kasih ibu pertiwi Dibina langsung ke pusar bumi Dengan selubung Tirta samudra Dikala itu …

In Memoriam Dion, Adik dan Sahabatku

  Johnny Utama SEBUAH JALAN, TIADA YANG MENEMPUHNYA Ada dua jalan bercabang, di hutan berdaun kekuningan. Ada perasaanku berkata, daku tak bisa tempuh keduanya. Demikian sebagai pengembara, aku tercenung lama Memandang dan memandang, amat jauh dan panjang, Sampai jalan itu menyusup semak, dan semak sayup disana. Kutempuh jalan satunya, kupikir samalah baiknya Mungkin, mungkin malah …